7 minute read

23 is something different, this year has been quite okay.

I’ve been learning cantonese every now and then, and also hone my english skill too! And also I did some cosplaying all over the place. Im also doing like vibe coding once in a while, its really nice id say hahaha 😄

Being 23, means I spent most of my childhood already, I’m expected to be a functional someone, that is responsible to do bigger task.

If I could turn back time, there are many things that I would redo because I appreciate doing and things that I would reduce because its useless.

Self investing is appreciated

I realized there are some small little investment that I do to help me thrive, things like wearing dental braces 😬, learning photography, joining boy scout when I was in SMP, those things eventually lead me to who I am now.

But if I can repeat time, or at least guide myself, I’m gonna teach myself how to study, how to learn well, because simply learning from books is not enough. Learning something you need to be curious.

Kalau aku bisa mengulang waktu, aku bakal lakukan investasi otak yang lebih bagus untuk diriku sendiri

Tidak realistis, tapi aku mau belajar lebih giat, belajar hal-hal penting yang tidak diajarkan di sekolah: seperti bahasa inggris dan bahasa mandarin.

Aku juga ingin belajar pemrograman lebih awal dalam hidupku.

Agak naif berkata seperti ini, dan lagi, mimpi dari kecil itu sangat penting, dan tidak ada yang tahu akan jadi seperti apa jalur hidup, tapi investasi ke suatu bidang itu menurutku akanlah sangat berguna.

2025-08-30 08.24.37

Your Physical Health, helps you

Aku bukan seseorang yang selalu memberikan konotasi positif terhadap obesitas, bukan juga seseorang yang memberikan konotasi negatif terhadap obesitas. Masalahnya adalah kita tau bahwa manusia harusnya udah self-wired buat merasa tertarik ketika melihat penampilan yang fit.

Selain itu, menjadi fit punya keuntungan yang menurutku bakal sulit dirasakan, karena kamu ga bakal ngerasainnya secara kontras.

Dalam artian, kamu ga bisa ngebandingin secara langsung, karena state fit dan tidak fit itu tidak dekat, dan tidak instan.

Menjadi fit itu berubah secara gradual dan keuntungannya sering diremehkan.

2025-08-30 08.35.50

Sehat secara fit artinya apa? BMI mu normal, kamu sanggup melakukan aktivitas fisik di atas rata-rata (di mana orang modern rata-rata menganut hidup sedentari dan gerakan yang tidak terlalu banyak)

Kamu mampu mengangkat beban dan melakukan kegiatan yang tidak dilakukan sehari-hari saja.

Aku menyadari ini telat sekali, saat SMP aku sangat enggan berjalan kaki karena aku malas, alhasil aku lebih sering diantar pakai motor.

Kalau aku bisa mengulang waktu, aku akan olahraga setiap hari, aku akan lari setidaknya 3 km setiap sore.

Selain sehat secara internal, aku juga tentunya akan memperelok penampilanku, dengan mandi yang bersih, kebiasaan sanitasi yang baik, serta menjaga bahaya sinar matahari terhadap kulit.

Namun saat aku tau semua hal itu penting, aku sudah melewatkan banyak waktu.

Tatkala riak membanyak, pisang di sampan tak peduli

Riak disini dalam artian masalah dalam hidup dan hal-hal yang kamu liat buruk. Pisang di sampan artinya ketika kita punya sesuatu yang baik dan membuat kita bertahan, kita kadang malah ga peduli dan ingin membuang pisangnya.

Traditional_Floating_Market_Kuin_River

Quotes aneh emang yang baru ku buat beberapa detik lalu. Di bayangan ku ada pasar apung yang banyak pisangnya sih wakowoakwoak. Anyways, aku merasa di masa kecilku aku punya hal yang tidak sengaja sudah kulakukan dengan baik.

Salah satunya adalah bimbingan orang tuaku yang sangat baik, mereka kasi aku les dan kesempatan belajar yang sangat banyak dan membolehkan aku untuk mengakses internet dan komputer.

Asyiknya, hal ini membuat aku bisa bergaul dan belajar budaya luar lebih banyak.

Sistem penerapan ibuku yang membolehkan ku bermain game hanya di sabtu dan minggu juga ternyata tidak backfire dan hasilnya sangat apik.

Agak cringe rasanya memberikan mereka pengakuan sebesar ini, tapi aku harus akui bahwa mereka tau apa yang mereka lakukan dan parenting yang beliau lakukan tidaklah gagal.

20180103_113309

Besar di Sanggau juga menurutku bless dan blissnya lumayan banyak, tak dapat kubanding atau bayang apabila aku tidak tinggal di sanggau. Entertainment di kota ini sungguh minim dan kota ini kecil. Bangunan paling layak sebagai tempat nongkrong hanyalah indomaret dan itu pun dibangun setelah aku lulus SD. Segitunya.

Aku tumbuh dan besar di lingkungan yang cukup erat dengan budaya melayu. Di Kab. Sanggau ada keraton, sehingga bahasa melayu sangat awam di telingaku. Aku juga saat liburan lebih sering ke Kuching, Malaysia di banding Pontianak. Jadi aku tumbuh besar di budaya lingkungan yang memang kental sekali dengan Melayunya.

Baguskah? ya menurut aku ini lumayan bagus. Ujungnya, aku bisa rasakan syukur yang luar biasa karena empati dan sifatku tumbuh di kota ini. Karena jenjang sosial yang tidak begitu jauh, dan aku bisa meletakkan empati dan posisiku bukan sebagai orang yang tidak pernah menapak tanah, dan aku tahu rasanya mandi air kotor, makan sederhana, menjelajah hutan, bersepedaan sampai kulitku hitam, hargai orang dari berbagai tingkat ekonomi dan budaya.

Kalau aku bisa mengulang waktu, aku butuh ambil foto lebih banyak, karena aku kangen masa-masa itu

Aku menyinggung terlalu banyak jiwa

Tumbuh di lingkungan yang humoris, aku mendevelop humor ku juga dengan cukup matang. Aku besar di lingkungan dimana sex jokes itu tidak tabu, di lingkungan yang memberikan pandangan netral terhadap kebanyakan suku. Aku besar di lingkungan yang memberi tahuku kalau candaan itu bisa datang dari hal yang mana saja.

Di lain sisi, ini membuat aku super witty dan humoris, aku sadar kalau ini kepribadian yang sangat berguna, terutama dalam menginfluence orang dan mencairkan suasana.

Di lain sisi, aku juga terkadang berusaha bisa membaca orang dan memberikan empati kepada orang. Ayah dan ibuku juga orang yang lumayan inisiatif. Mereka tak segan memulai sesuatu.

Aku mengadopt sifat-sifat ini dari lingkunganku.

Namun, ada hal yang membuatku tumpul dan tonedeaf. Aku tak bisa membaca situasi dan terkadang suka snowball dengan excitement yang aku timbulkan.

Ada beberapa kebiasaan buruk yang timbul sebagai efek samping perkembangan sosial ku ini. Ku rangkum dalam beberapa point yang menurutku layak disampaikan:

Mulut Anda kotor, bangsat kau!

Aku sering memisuh dan ngomong kotor: sebut saja alat kelamin, kegiatan seksual dari yang dilakukan sendiri hingga ramai ramai, bagian tubuh yang tabu, binatang, umpatan jahat terkait dengan atribut orang, bahkan sampai slur yang bisa membawa ku suatu hari ke bencana.

2025-08-30 09.13.00

Aku fana

2025-08-30 09.14.13

Aku penuh akan ide ide seksual dan beberapa lelucon yang dikategorikan sebagai pelecehan seksual, yang mana sangat sensitif. Bahkan akhir-akhir ini aku tidak sengaja menyinggung teman ku yang baru saja menikah. Hal ini aku anggap sebagai kekalahanku sebagai manusia yang berempati. Aku gagal dalam membaca situasi dan ini membuat aku terpuruk dalam sifat ku yang berusaha mencairkan suasana. Usahaku gagal dan aku menghancurkan hubungan sosial.

Lelucon seperti ini tidak sehat dalam masyarakat karena dianggap merendahkan seseorang. Ini adalah berita 2016, 9 tahun lalu, yang dimana sampai detik ini, jujur aku sadar itu sangatlah keji. Tapi harus kuakui, hal tersebut secara objektif tidak terduga dan menimbulkan rasa lucu yang cukup tinggi bagiku.

Sejak berita itu muncul, jokes itu muncul rent free di kepala ku, aku harus akui, setiap saat ada orang yang menawariku minuman, aku selalu kepikiran tentang jokes itu. Parahnya hingga detik ini, aku masih tidak bisa melupakan berita tersebut. Seperti halnya aku yang melakukan hal tersebut dan aku yang dicancel.

Hal ini sebenarnya tidak wajar, tapi di kepalaku, ini adalah suatu warning sign terakhir di mana aku letakkan untuk tidak melontarkan sex joke pelecehan di publik. Aku anggap bahwa ini adalah fine line yang tidak boleh di lalui orang orang. Ingin sebut aku seorang psikopat? mungkin bisa. Tapi setidaknya aku berusaha untuk mengendalikan tata krama ku di publik.

Apakah, karena otakku konslet, atau wiringnya salah?

Aku punya sifat dan gejala ADHD, yang membuatku impulsif dan bukan ingin kujadikan excuse atau pamer. Aku menganut semua gejala ADHD dan aku didiagnosis juga dengannya. Aku sering fidget, susah duduk diam, dan benar-benar berusaha keras untuk tidak melalui batas garis ketersinggungan seseorang. Buruknya apa? Susah bagiku untuk melakukannya karena membuat lelucon sudah seperti settingan pabrik yang sulit dilepas.

Komentar dari orang pun sering ku terima. Mari kita expose semua tindakan keji ku dalam menghina orang yang sampai detik ini masih rentfree juga di kepalaku

  • Menghina seseorang yang punya kelingking kecil.
  • Menghina istri seseorang dengan jokes seksual.
  • Menghina ayah seseorang karena namanya yang tidak biasa.
  • Menghina seorang guru karena sifat attachment nya yang terlalu tinggi.
  • Menghina suatu tempat karena makanannya tidak enak
  • Pickup perempuan dan melakukan pelecehan seksual.
  • Menghina seorang artis dengan konsep stamp card loyaltynya
  • Menghina agama dan kepercayaan seseorang.

Sampai saat ini, tindakan tersebut kebanyakan bukan merupakan Oh no moment, alias memang secara sadar aku lontarkan dan efek sampingnya terjadi tidak langsung, tapi gradual.

Kejahatanku bukanlah menyakiti orang dengan fisik, menghianati seseorang, berbohong, korupsi dan bertindak pamer. Tapi kejahatan terbesar ku adalah menyakiti seseorang dengan lidahku dan ucapan ku yang akhlaknya kosong.

Apakah akan aman? tidak, aku telah menanggung akibatnya berkali kali dan sampai saat ini, memang masih ada tongkrongan yang tentunya melakukan hal tersebut. Hanya saja memang tidak umum.

Hal yang parahnya adalah aku pernah melakukannya.

Kalau aku bisa mengulang waktu, …. aku ingin mengurangi malice dari mulutku

Thank you 22.

Aku sadar hal yang sama mestinya akan kusampaikan padaku yang umur 23 dari umurku yang 40. Jadi, sebenarnya waktu tidak bisa diulang. Tapi kurasa harus dimulai dari sekarang

Tags:

Updated: